Puisi-puisi kekasih ALLAH!!!


“Hidup adalah pergeseran masa&putaran hari.

    Terimalah kehidupanmu&relakanlah.

Hentikan keinginanmu,kau akan merdeka. Yang paling senang adalh orang yang percaya diri. Zat yang memberi akan memberi rezki

    Pemberian darinya selalu terjaga,Selalu baru tidak kadaluwarsa. Qana’ah itu selalu lega, Maka tiada sesuatu yang memperbudakkannya.

Sampai bila aku terikat&terjerat,terus berusaha pulang&berangkat. Jauh rumah jauh keluarga. Tidak tahu pula hakku bagaimana.

    Mengembara didunia dari timur ke barat…kerakusanku tidak peduli maut menunggu. Menerima itu kaya…bukan kerana banyaknya harta…

Kulihat harta itu menambah kerakusanmu. Seperti kau tidak akan mati saja…Pernahkah kau puas bila tiba waktumu??? “Lantas kau berkata,”Aku telah cukup…aku telah redha…”Meniaraplah dihadapan Allah,jangan meniarap kepada manusia. Menerimalah dengan memutuskan keinginan. Sungguh kemuliaan itu dalam ketiadaan keinginan. Jangan berhajat pada sanak saudara. Orang yang kaya tiada berhajat kepada manusia.

    “Wahai sipengumpul dunia! Waktu terus kian berlalu…terkunci rapat semua pintu…Sambil kau fikir bagaimana mewujudkan angan-angan…Entah mudah atau sulit kau buru jua.

Kau kumpulkan harta!!! “Katakanlah padaku, sudahkah kau kumpulkan??? “Hai pemburu harta!…Hari-hari kian meninggalkanmu. Hartamu dilirik ahli warismu. Milikmu hanyalaj yang kau infakkan. Zat yang membahagi, akan memberimu rezki. Pemberian darinya selalu terjaga, Selalu baru takkan binasa…Qana’ah itu selalu menerima. Tidak pernah tergesa atau berduka..

    “Kewiraan adalah pada ringgit, jika boleh kau meninggalkannya, Itulah taqwa muslim sesungguhnya…

“Jangan kau tertipu oleh alim ulama…berjubah & berserban…atau pula diwajah nampak kezuhudannya…! “Perlihatkanlah ringgit padanya…Tahulah kau kecintaan atau kewiraannya…”Wahai yang tidur nyenyak dimalam hari&gembira di awalnya…Berbagai kejadiaan mengetuk akhir malam. Jangan kau sukai malam yang baik awalnya, Boleh jadi akhirnya menyalakan api…

    “Jika rezkimu masih jauh jua. Sabar, & terimalah apa yang ada. Tidak perlu kau payah memburunya. Jika memang bahagiaanmu, tentu & pasti akan datang jua…”Wahai pemburu rezki yang masih jauh. Percuma saja kau lelah. Yang kuat kadang tidak mendapat apa-apa, sedangkan lalat & ulat yang lemah dapat banyak jua.

“Tinggalkan kegilaan & gemerlap dunia. Jangan kau tertipu oleh perlumbaannya. Terimalah apa yang diberikan oleh Ar-Rahman. Sungguh Qana’ah itu harta yang tak akan pernah habisnya. Meskipun berlebihan yang kau kumpulkan. Tidak bermanfaat bagimu dalam kehidupan.

    Kulihat waktu tiada abadi…Masa& umurku akan lenyap sama sekali…Orang bodoh adalah orang yang memperturutkan hawa nafsunya,serta penuh keinginan belaka. “Demi umurku! Pemuja dunia akhirnya menyesal jua. Bila dunia pergi dia merasa rugi…Bila dunia datang keinginannya pun terus memuncak…Banyak orang berusaha yang haram, Ia temukan kejahatan atas kejahatan…”Sungguh menghairankan…Ia musuh tapi dirindukan…

” Wahai orang-orang yang tertipu oleh dunia!

    Siang kau tidur dan malas. Malam pun kau tidur & hina…Kau tertipu oleh sesuatu yang fana…Kau bahagia dalam khayalan. Persis orang tidur yang tertipu dengan kelazatan. Akhir kesibukanmu hanyalah kebosanan( borink kata budak-budak sekarang) Demikianlah kehidupan haiwan-haiwan!

“Alangkah indahnya syair yang berbunyi: “!Ingan…dunia itu fitnah bagi seseorang. Tiap saat ia pergi & datang…Jika pergi, bersabarlah…Jika datang……bersyukurlah….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s